SKALA PSIKOLOGIS BIDANG PRIBADI-SOSIAL


SKALA PSIKOLOGIS BIDANG PRIBADI-SOSIAL

Disusun Untuk Memenuhi Tugas  Mata Kuliah
Pengembangan Instrumen dan Media Bimbingan dan Konseling
Dosen Pengampu:
Prof. Dr. Edi Purwanta, M.Pd.
Dr. Ali Muhtadi, M.Pd.


 




Disusun Oleh:
Rafida
(NIM. 19713251037)

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2020




SKALA PSIKOLOGIS BIDANG PRIBADI-SOSIAL

Skala Psikologis Komunikasi Interpersonal
a.                  Definisi konseptual
Suranto (2011: 3) mengemukakan bahwa komunikasi interpersonal atau komunikasi antar pribadi adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, baik secara verbal maupun non verbal. Devito (2011: 252) mendefinisikan komunikasi interpersonal sebagai komunikasi yang berlangsung diantara dua orang atau lebih yang mempunyai hubungan yang mantap dan jelas. Sementara, menurut Wirayanto (2005: 32), komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang berlangsung dalam situasi tatap muka dua orang atau lebih, baik secara terorganisasi maupun pada kerumunan orang.
Berdasarkan pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang berlangsung antara dua orang atau lebih melalui tatap muka secara terorganisasi maupun kerumunan yang memungkinkan pesertanya menangkap reaksi orang lain baik secara verbal maupun non verbal.
b.                  Definisi operasional
Definisi operasional dalam pengembangan skala psikologis komunikasi interpersonal ini menggunakan pendekatan aspek. Menurut Devito (2011: 252) mengungkapkan aspek-aspek komunikasi interpersonal adalah sebagai berikut:
1)      Keterbukaan, yaitu kemampuan untuk menghilangkan sikap tertutup terhadap masukan-masukan yang datangnya dari orang lain dan membuka diri pada orang lain, dan mengakui perasaan dan pikiran yang diungkapkan adalah milik sendiri dan bertanggung jawab atasnya.
2)      Empati, yaitu kemampuan untuk menempatkan dirinya pada posisi atau peranan orang lain. Kemampuan untuk mampu memahami yang dirasakan dan dipikirkan dari sudut pandang orang lain secara emosional maupun intelektual.
3)      Sikap Mendukung, yaitu sikap yang bertolak belakang dengan sikap defensif (bertahan). Orang yang defensif cenderung lebih banyak melindungi diri dari ancaman dalam situasi komunikasi. Menciptakan suasana yang bersifat mendukung dapat dilakukan dengan menggunakan isyarat-isyarat non verbal seperti tersenyum, menganggukkan kepala, mengedipkan mata, tepuk tangan. Dalam sikap mendukung, seseorang berpikiran terbuka, bersedia mendengar pandangan yang berlawanan dan bersedia mengubah pendapat dan keyakinan apabila keadaan mengharuskan.
4)      Sikap Positf, yaitu dapat menghargai dirinya sendiri dan orang lain secara positif begitupun yang mempunyai perasaan negatif terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, sikap positif muncul dengan diawali dari adanya penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain.
5)      Kesetaraan, yaitu adanya pengakuan secara diam-diam bahwa kedua belah pihak menghargai, berguna, dan memiliki sesuatu yang penting untuk disumbangkan. Jadi kesetaraan adalah kesamaan pikiran, ide, pandangan, dan gagasan. Pada kesetaraan, seseorang menerima orang lain apa adanya tanpa harus ada syarat-syarat tertentu.


Variabel
Indikator
Deskriptor
Nomor Item
Komunikasi Interpersonal
Keterbukaan
Kemauan untuk membuka diri atas pendapat dan gagasan yang dimiliki.
1, 2
Kemauan memberikan tanggapan terhadap teman secara jujur mengenai sebuah gagasan dan pendapat
3, 4
Mengakui bahwa pendapat dan pikiran yang dikemukakan merupakan milik sendiri dan
beranggung jawab atasnya.
5, 6
Empati
Mampu menempatkan diri pada posisi atau peranan orang lain.
7, 8
Memahami apa yang dirasakan oleh orang lain.
9, 10
Mampu merasakan apa yang dipikirkan dan dirasakan orang lain.
11, 12
Sikap Mendukung
Mengungkapkan perasaannya dan tidak melakukan mekanisme pertahanan diri.
13, 14
Kesediaan untuk menciptakan suasana yang bersifat mendukung.
15, 16
Bersedia mendengar pandangan yang berbeda dan bersedia merubah posisi apabila keadaan mengharuskan.
17, 18
Sikap Positif
Memiliki sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain.
19, 20
Mampu menghargai diri sendiri secara positif.
21, 22
Mampu menghargai orang lain secara positif.
23, 24
Kesetaraan
Mengaku semua pihak saling menghargai dan berguna.
25, 26
Memiliki kesamaan ide, pandangan dna gagasan.
27, 28
Menerima orang lain apa adanya tanpa syarat.
29, 30










SKALA PSIKOLOGIS
KOMUNIKASI INTERPERSONAL
A.    PENGANTAR
Dalam rangka menyelesaikan tugas kuliah, saya bermaksud mengadakan penelitian di sekolah anda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal anda. Saya mohon bantuan anda untuk mengisi skala penelitian ini dengan baik. Semua jawaban yang anda pilih adalah benar, tidak ada yang salah. Oleh karena itu, jawablah dengan jujur sesuai dengan keadaan anda. Jawaban yang anda berikan tidak akan berpengaruh terhadap nilai raport anda. Atas bantuan anda saya mengucapkan terima kasih.

B.     IDENTITAS REPONDEN
Nama               :
Jenis Kelamin  :
Usia                 :
No. Absen       :
Kelas               :

C.    PETUNJUK PENGISIAN
1.      Isilah identitas anda pada lembar jawaban yang telah disediakan.
2.      Bacalah setiap pernyataan dengan teliti dan seksama.
3.      Pilihlah jawaban yang sesuai dengan keadaan anda dengan memberi tanda ceklis (√) pada pilihan jawaban:
SS              : Sangat Sesuai
S                : Sesuai
RR            : Ragu-ragu
TS             : Tidak Sesuai
STS           : Sangat Tidak Setuju
4.      Apabila anda telah selesai mengerjakan, periksalah kembali lembar jawaban agar tidak ada nomor yang terlewati.
5.      Jawablah setiap pernyataan dengan jujur sesuai keadaan anda, karena identitas dan jawaban anda dijamin kerahasiaannya oleh peneliti.

Instrumen Skala Psikologis Komunikasi Interpersonal
No
Pernyataan
Pilihan Jawaban
SS
S
RR
TS
STS
1
Saya terbuka menerima pendapat orang lain





2
Saya menunjukkan perasaan secara terbuka





3
Saya mampu menanggapi pendapat  orang lain secara jujur





4
Saya menceritakan perasaaan yang saya rasakan kepada teman





5
Saya mampu mempertanggungjawabkan pendapat yang saya sampaikan





6
Pendapat yang saya kemukakan murni ide saya sendiri





7
Saya memperlakukan teman dengan baik





8
Saya menjadi pendengar yang baik ketika ada teman yang curhat





9
Saya berusaha memahami perasaan yang sedang dihadapi teman





10
Saya memahami keinginan teman yang berbeda dengan keinginan saya





11
Saya mengerti apa yang dirasakan teman





12
Saya merasakan apa yang dirasakan teman saat tertimpa musibah





13
Saya mengungkapkan apa yang saya rasakan kepada orang lain





14
Saya terbuka menerima kritik dan saran dari orang lain





15
Saya memberikan semangat kepada teman yang mendapatkan nilai jelek dalam ujian





16
Saya menjenguk teman yang sedang sakit





17
Saya menerima pendapat orang lain yang berbeda dengan saya





18
Saya meminta masukan teman apabila perbuatan saya dianggap salah





19
Saya yakin bisa menyelesaikan masalah pribadi saya dengan baik 





20
Saya berpikir positif terhadap sikap orang lain kepada saya





21
Saya mensyukuri setiap prestasi yang saya capai





22
Saya memberikan hadiah kepada diri saya saat berprestasi





23
Saya menghargai pendapat orang lain ketika diskusi





24
Saya mengucapkan terimakasih kepada teman yang telah membantu





25
Saya menghormati orang lain tanpa melihat latar belakang sosial ekonomi, suku maupun agama





26
Saya menyukai budaya tolong-menolong





27
Saya berpikir semua orang berhak memberikan ide dalam suatu kegiatan





28
Saya aktif memberikan pendapat ketika berdiskusi





29
Saya bergaul dengan siapa saja tanpa memandang status sosial-ekonomi, suku dan agama.





30
Saya nyaman dengan kehadiran teman-teman didekat saya








Untuk mengunduh file Skala Psikologis Bidang Pribadi-Sosial  silahkan klik link di bawah ini:
DOWNLOAD

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEDOMAN OBSERVASI BIDANG KARIR

PEDOMAN WAWANCARA BIDANG KARIER

PEDOMAN OBSERVASI BIDANG PRIBADI-SOSIAL